JAKARTA, KOMPAS.TV - Richard Eliezer atau Bharada Eliezer menjadi saksi dalam persidangan dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Maruf di PN Jakarta Selatan, pada Rabu (30/11/2022). <br /> <br />Dalam kesaksiannya, Eliezer mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo menggunakan sarung tangan hitam di hari Brigadir Yosua dieksekusi, pada 8 Juli lalu. <br /> <br />"Pakai sarung atau tidak?" tanya jaksa. <br /> <br />"Pakai bapak." Jawab Eliezer. <br /> <br />"Jelas itu?" tanya jaksa lagi. <br /> <br />"Jelas bapak." Kata Eliezer menegaskan. <br /> <br />Eliezer pun mengatakan Ferdy Sambo ketika itu memakai senjata Glock 17 dan HS. <br /> <br />"Setahu saya masih Glock bapak, setelah itu dia sempat balik badan ke belakang, saat dia nembak kokang dulu, saat itu sudah HS bapak." Ungkap Eliezer <br /> <br />Baca Juga Pengakuan Bharada Eliezer ke Ibunya: Saya Sangat Tersiksa, Saya Mau Bicara Jujur! di https://www.kompas.tv/article/354745/pengakuan-bharada-eliezer-ke-ibunya-saya-sangat-tersiksa-saya-mau-bicara-jujur <br /> <br />Sementara itu, Eliezer pun mengaku sering memimpikan Brigadir Yosua. <br /> <br />"Saya tertekan, saya masuk tersu dimimpikan terus sama almarhum (Yosua) dengan kejadian itu." Ungkap Eliezer. <br /> <br />Lebih lanjut, Eliezer mengaku sempat berbohong kepada Kapolri soal kejadian di Duren Tiga. <br /> <br />"Saya sempat membohongi bapak Kapolri." Ucapnya <br /> <br />Video Editor: Bara Bima <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/354797/full-jawaban-bharada-eliezer-saat-ditanya-jaksa-dari-senjata-sambo-hingga-mimpi-bertemu-yosua